CIMAHI — Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Leuwigajah di Kota Cimahi telah selesai dibangun dan disiapkan menjadi etalase produk lokal, terutama olahan singkong dari Kampung Adat Cireundeu. Kesiapan fasilitas itu disampaikan pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Produk berbahan singkong memiliki keterkaitan kuat dengan kehidupan masyarakat Cireundeu yang mempertahankan pangan lokal. Koperasi diharapkan membuka jalur pemasaran yang lebih teratur bagi tepung, keripik, dan beragam hasil olahan lain, sekaligus mempertemukan produsen dengan konsumen di wilayah perkotaan.
Selain produk lokal, gerai direncanakan menyediakan barang kebutuhan masyarakat, termasuk komoditas bersubsidi. Pengelola telah mengikuti pelatihan, tetapi operasional penuh masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat serta penyelesaian dukungan sarana.
Pemerintah Kota Cimahi juga menghadapi tantangan lahan ketika ingin memperluas model koperasi serupa. Kebutuhan lahan sekitar 1.000 meter persegi dinilai sulit dipenuhi di kawasan padat, sehingga opsi desain yang lebih kecil dan menyesuaikan kondisi setempat sedang diharapkan.
Keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh selesainya bangunan. Kepastian pasokan, standar mutu, pencatatan keuangan, promosi, dan akses pasar menjadi pekerjaan berikutnya agar manfaatnya benar-benar dirasakan pelaku usaha lokal dan warga.
Sumber: ANTARA Jawa Barat, 22 Oktober 2026.

