Selasa, 20 Oktober 2026
Terkini
Area Bandung

Pemkab Garut Bangun Tempat Jualan Sementara bagi Pedagang Pasar Andir

helobandung20 Oktober 20262 menit baca
Ilustrasi aktivitas pasar tradisional. Foto: Devi Puspita Amartha Yahya/Unsplash

GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut mulai membangun tempat berjualan sementara bagi pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong. Pekerjaan dilakukan agar pedagang dapat kembali memperoleh penghasilan sekaligus menjaga pasokan kebutuhan masyarakat.

Kebakaran pada Rabu, 7 Oktober 2026, menghanguskan 382 tempat berjualan berikut barang dagangan. Tidak ada korban jiwa, tetapi para pedagang mengalami kerugian material dan kehilangan lokasi usaha.

Pembangunan dilakukan selama masa tanggap darurat

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Garut Ridwan Effendi pada Senin, 19 Oktober 2026, mengatakan pemerintah daerah melanjutkan penanganan setelah pembersihan dan evakuasi.

Pekerjaan saat ini mencakup pemasangan atap menggunakan konstruksi baja ringan dan spandeks. Pemkab Garut sebelumnya menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari untuk mempercepat pemulihan kawasan.

Sejumlah pedagang telah kembali berjualan di lokasi bekas kebakaran. Agar aktivitas perdagangan tidak menghambat pembangunan, pemerintah mengatur jam berjualan mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB. Setelah itu, pekerjaan konstruksi dilanjutkan.

Keamanan pasar perlu menjadi prioritas

Pedagang berharap Pasar Andir dapat dibangun kembali dengan kondisi yang lebih aman, nyaman, dan tertata, termasuk perbaikan akses menuju pasar. Pemulihan jangka panjang perlu memperhatikan jalur evakuasi, instalasi listrik, alat pemadam, akses kendaraan darurat, serta ruang yang cukup bagi pembeli.

Tempat sementara membantu menjaga aktivitas ekonomi, tetapi pengawasan keselamatan tetap diperlukan karena perdagangan dan pekerjaan konstruksi berlangsung pada area yang sama.

Sumber: ANTARA Jawa Barat, 19 Oktober 2026.