JAKARTA — Lembaga Survei KedaiKOPI memaparkan temuan bahwa 81,5 persen responden bangga menjadi warga negara Indonesia, sementara 75,2 persen ingin bekerja di luar negeri jika memperoleh kesempatan. Hasil tersebut disampaikan dalam diskusi di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.
Dalam laporan ANTARA, Kepala Riset KedaiKOPI Ashma Nur Afifah menjelaskan bahwa keinginan mencari pekerjaan di luar negeri perlu dibedakan dari rencana menetap secara permanen.
Di antara responden yang berminat bekerja di luar negeri, 77,8 persen menyatakan ingin kembali dan tinggal di Indonesia. Penghasilan yang lebih tinggi menjadi alasan utama yang disebut dalam aspirasi kerja global tersebut.
Survei dilakukan secara daring pada 23–29 September 2026 dengan melibatkan 1.213 WNI berusia 17–45 tahun dari 36 provinsi. Data dibobotkan menggunakan iterative proportional fitting berdasarkan karakteristik demografi.
Angka tersebut merupakan hasil survei dengan cakupan responden dan metode tersebut, bukan penghitungan seluruh penduduk muda Indonesia. Temuan ini memberi gambaran mengenai hubungan identitas kebangsaan dan pencarian kesempatan ekonomi di kalangan peserta survei.
Sumber: ANTARA, laporan Devi Nindy Sari Ramadhan, 30 Oktober 2026.

