HELOBANDUNG.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong penguatan pers yang menjunjung etika, independensi, dan kebenaran. Pandangan itu disampaikan dalam Anugerah Dewan Pers 2026 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 28 Oktober, sebagaimana rilis Humas Jabar pada 30 Oktober.
Dedi menyoroti tantangan keberlanjutan produksi jurnalistik di tengah perubahan ekosistem informasi. Menurutnya, kebutuhan biaya produksi merupakan persoalan yang juga dihadapi pekerja pers.
Tanggung jawab dalam menyampaikan informasi
Ia menekankan bahwa kebebasan menyampaikan informasi perlu berjalan bersama tanggung jawab. Dalam pandangannya, praktik media sosial yang mengedepankan stigma terhadap individu dapat mengganggu kualitas ruang publik.
Dedi berharap Dewan Pers memperkuat pengenalan terhadap lembaga dan insan pers yang bertanggung jawab agar masyarakat memiliki rujukan informasi yang dapat dipercaya.
Pernyataan tersebut merupakan pandangan gubernur dalam forum penghargaan pers, bukan pengumuman peraturan baru mengenai media atau pembatasan kebebasan berekspresi.
Sumber: Rilis Humas Jabar melalui Portal Jabar, 30 Oktober 2026. Diperiksa 30 Oktober 2026.

