Kamis, 22 Oktober 2026
Terkini
Area Bandung

Cimahi Perkuat Kesiapsiagaan Warga Menghadapi Sesar Lembang

helobandung22 Oktober 20261 menit baca
Perangkat darurat sebagai ilustrasi kesiapsiagaan bencana Sesar Lembang

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi gempa akibat aktivitas Sesar Lembang, banjir, dan tanah longsor. Penguatan dilakukan melalui edukasi kebencanaan dan peningkatan peran relawan pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menilai pengetahuan mengenai prosedur evakuasi, lokasi pengungsian, dan tindakan awal saat darurat perlu dipahami masyarakat sebelum bencana terjadi.

Data Pemkot Cimahi mencatat 120 kejadian bencana selama 2025. Sebagian besar merupakan bencana hidrometeorologi, sehingga kesiapsiagaan menghadapi hujan lebat, banjir, dan longsor perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Cimahi dihuni lebih dari 600 ribu jiwa yang tersebar di tiga kecamatan dan 15 kelurahan. Kepadatan penduduk sekitar 14 ribu jiwa per kilometer persegi membuat rencana evakuasi dan koordinasi di tingkat wilayah menjadi sangat penting.

Selain ancaman hidrometeorologi, kota tersebut berpotensi terdampak aktivitas Sesar Lembang di wilayah sekitar. Edukasi gempa diperlukan agar warga mengetahui cara melindungi diri, bergerak menuju titik aman, dan tidak menghambat jalur penyelamatan.

Saat ini terdapat lima Kelompok Siaga Bencana aktif di Kelurahan Cipageran, Padasuka, Leuwigajah, Utama, dan Citeureup. Pemkot juga mengandalkan Taruna Siaga Bencana untuk mendukung kewaspadaan dan penanganan awal.

Warga, aparatur sipil negara, serta relawan turut diminta menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air berfungsi baik sebagai langkah pencegahan banjir ketika curah hujan meningkat.

Sumber: ANTARA News Jawa Barat, 21 Oktober 2026.