daribandung.com, BANDUNG – Meskipun bukan evaluasi resmi, tetapi secara kasat mata penggunaan stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dalam lanjutan pertandingan Indonesia Soccer Championship (ISC), melawan Mitra Kukar, kemarin, berjalan lancar.
”Tidak ada ulah bobotoh yang neko-neko. Bahkan, corat coret pun sama sekali tidak ada. Hanya, ada satu kursi yang penyangganya copot, akibat dinaiki seorang bobotoh,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bandung Dodi Ridwansyah, kemarin (21/6).
Terkait masih adanya, bobotoh Persib yang masuk stadion GBLA memanfaatkan jembatan saluran listrik yang ada di perumahan warga, Dodi, berkilah sulit dibendung.
”Memang itu, bukan jembatan melain besi penutup kabel listrik. Tetapi, tidak ada rintangan yang menghambat bobotoh manfaatkan besi melintang sungai pembatas itu,” tukas Dodi.
Sebelumnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan, status penggunaan stadion oleh Persib Bandung, sifatnya pinjam pakai. Menurut dia, saat ini GBLA baru akan lelang. Namun, dia memastikan, siapapun pemenangnya, sudah diputuskan GBLA menjadihomebase Persib.
Menurut Emil, perbaikan stadion memasuki tahap finising. ”Saya berharap saat lawan Persija, penonton bisa full,” imbuh Emil.
Menyoal pertandingan lawan Persija Jakarta (16/7) mendatang, disampaikan Emil, Jumat lalu sudah ada pertemuan dengan perwakilan Jackmania. Dan disepakati, superter klub ibukota tersebut, diberikan jatah 10 persen dari jumlah tiket yang dikeluarkan Panita Pelaksana (Panpel) pertandingan.
”Saya bersama pengurus Persib, sudah menghadap Kapolda Jawa Barat. Poin pentingnya, suporter Persija boleh datang. Tak masalah,” ucap Emil.
Untuk pembicaraan lebih jauh dan strategi jelang hari H pertandingan Persib-Persiaja, kata dia, akan ada pembahasan khusus usai Idul Fitri. ”Kita buktikan sepak bola tontonan hiburan, bukan kegiatan yang meresahkan masyarakat,” tandasnya.













