banner 728x250

BPJS Kesehatan Jabar Lakukan Pap Smear

FOTO BERSAMA: Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Netty Prasetiyani Heryawan (ke-4 dari kanan), Kepala BPJS Jabar drg. Jenni Wihartini (ke-2 dari kiri), Kepal Dinas Kesehatan Jabar Alma Lucyanti(ke-3 dari kanan), GM PT Chang Shin, Mr. CT Park (ke-2 dari kanan) saat kegiata Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia di Poli Klinik CSI, PT Chang Shin Indonesia, Karawang, Senin (20/4)
FOTO BERSAMA: Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Netty Prasetiyani Heryawan (ke-4 dari kanan), Kepala BPJS Jabar drg. Jenni Wihartini (ke-2 dari kiri), Kepal Dinas Kesehatan Jabar Alma Lucyanti(ke-3 dari kanan), GM PT Chang Shin, Mr. CT Park (ke-2 dari kanan) saat kegiata Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia di Poli Klinik CSI, PT Chang Shin Indonesia, Karawang, Senin (20/4)
FOTO BERSAMA: Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Netty Prasetiyani Heryawan (ke-4 dari kanan), Kepala BPJS Jabar drg. Jenni Wihartini (ke-2 dari kiri), Kepala Dinas Kesehatan Jabar Alma Lucyanti (ke-3 dari kanan), GM PT Chang Shin, Mr. CT Park (ke-2 dari kanan) saat kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia di Poli Klinik CSI, PT Chang Shin Indonesia, Karawang, Senin (20/4)

darikita.com, KARAWANG – BPJS Kesehatan mendukung program gerakan nasional guna mencegah dan mendeteksi kanker serviks pada perempuan yang digagas oleh pemerintah melalui Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang dipimpin Ibu Negara, Iriana Widodo. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program OASE, Kabinet Kerja, BPJS Kesehatan Jawa Barat bekerja sama dengan instansi pemerintah dan pihak lainnya telah melakukan pemeriksaan IVA dan Pap Smear terhadap puluhan ribu perempuan guna mencegah maupun mendeteksi kanker serviks.

Hal tersebut terungkap saat kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia yang bertempat di PT Chang Shin Indonesia, Karawang, Senin (20/4) bersama Ketua PKK Jabar, Netty Prasetiyani Heryawan.

Pencanangan yang ditandai pemeriksaan IVA dan Pap Smear bagi karyawan PT Chang Shin Indonesia yang memiliki karyawan sebanyak 14 ribu orang dan 90 persennya adalah wanita disaksikan oleh Netty Heryawan dan Kepala BPJS Kesehatan Jawa Barat, drg. Jenni Wihartini, MM, MHP, HIA, AAK.

“Kanker Servik merupakan kanker pada wanita dengan insiden tertinggi di Indonesia dan di dunia merupakan penyakit mematikan nomor 4. Untuk itu, upaya promotif-preventif antara lain dengan melaksanakan sosialisasi dan edukasi pencegahan kanker serviks secara intensif di berbagai elemen masyarakat. BPJS Kesehatan Jawa Barat telah melakukan pelatihan terhadap dokter dan bidan di 300 puskesmas di Kabupaten Karawang,” kata Jenni.

Sementara itu, Netty mengatakan, Melalui percepatan peningkatan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan Indonesia telah dilaksanakan oleh PT Chang Shin Indonesia. Karena pada dasarnya semua orang berhak untuk sehat. Karyawan PT Chang Shin Indonesia ada yang masuk kerja shift malam, bila tidak diperhatikan kesehatannya oleh pihak management seperti cuti hamil, cuti melahirkan, cuti menstruasi, maka yang rugi perusahaan sendiri nantinya.

“Perempuan mempunyai peranan penting di segala bidang, di samping sebagai pendidik anak-anaknya dalam mempersiapkan generasi penerus perempuan juga rentan akan penyakit bila tidak mendapatkan hak sehat.” (fjr/fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *