
2 Barcelona v PSG 0darikita.com, BARCELONA –Sesuai prediksi, Barcelona akhirnya melenggang ke semifinal Liga Champions. Wakil Spanyol itu dua kali memukul juara Prancis Paris Saint-Germain (PSG). Setelah menang 3-1 pada laga pertama di Paris dua pekan lalu, Barca kembali menjinakkan PSG 2-0 di pada second leg perempat final di Camp Nou kemarin dini hari.
Barca menang agregat 5-1 dan lolos ke semifinal untuk kali ketujuh dalam delapan musim terakhir. Kalau Luis Suarez menjadi bintang kemenangan Barca di kandang PSG, kali ini giliran Neymar. Penyerang asal Brasil itu memborong dua gol Blaugrana—julukan Barca— pada menit ke-14 dan 34.
Gol pertama Neymar lahir dari kecedikannya memanfaatkan assist Andres Iniesta yang membelah benteng pertahanan PSG. Sementara itu, gol kedua mantan bintang Santos itu lahir lewat sundulan memanfaat passing Dani Alves. Neymar kini mengoleksi enam gol di Liga Champions, terpisah tiga dari Luiz Adriano (Shakhtar Donetsk) yang menjadi top scorer. Total, Neymar telah mencetak 30 gol di semua ajang musim ini.
’’Saya sangat gembira dengan musim ini. Kami harus meneruskan situasi seperti ini untuk mencapai tujuan kami. Kami ingin lolos ke final,’’ ujar Neymar kepada Television Espanola seperti dilansir AFP.
Meski menjadi bintang dengan mencetak dua gol, Neymar tetap berterimakasih atas support rekan-rekannya. ’’Untuk gol pertama saya, semuanya karena Iniesta. Saya hanya tinggal mengontrol bola dan menaklukkan kiper. Gol,’’ katanya.
Di sisi lain, entrenador Barca Luis Enrique memuji mental para pemainnya yang tetap membumi meski telah unggul dua gol (3-1) pada laga pertama. Menurutnya, hal itu menjadi kunci sukses timnya kembali menaklukkan PSG.
’’Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Para pemain tahu apa yang sebenarnya kami butuhkan dalam pertandingan ini,’’ katanya. ’’Kami tetap bermain dengan intensif meski kami dalam posisi yang sudah unggul,’’ sambung pria yang pernah menangani AS Roma tersebut.
Sementara itu, pelatih PSG Laurent Blanc mengakui timnya kalah kelas dari Barca. Zlatan Ibrahimovic dkk tidak mampu meredam permainan Barca yang memang mendominasi penguasaan bola.
’’Semua orang menginginkan permainan yang lebih baik dari kami. Tapi, mereka (Barca) tidak pernah membiarkan kami untuk mengembangkan permainan,’’ tutur Blanc kepada AFP.
Perjuangan PSG di Camp Nou memang berat. Selain menghadapi para penggawa Barca yang memiliki skill mumpuni, tim tamu juga bermodal defisit dua gol setelah kalah 1-3 di laga pertama. Tidak mudah mengejar ketertinggalan dengan modal kalah dua gol di pertandingan pertama.
’’Permainan individu dan kolektif yang diperagakan Barca memaksa setiap tim harus bermain dalam level terbaik. Baik dalam menyerang maupun bertahan,’’ kata Blanc.
Begitu unggul dua gol di babak pertama, Barca cenderung mengurangi tekanan pada babak kedua. Indikasinya, Enrique menarik keluar beberapa pemain kunci. Sebut saja Iniesta dan Sergio Busquets. Sebagai gantinya, Enrique memasukkan Xavi Hernandez dan Sergi Roberto untuk melengkapi komposisi di lini tengah. Strategi itu juga terkait dengan agenda Barca berikutnya. Yakni, melakoni derby Catalan di kandang Espanyol dalam lanjutan Liga Primera akhir pekan ini.
Mengendurnya tekanan Barca membuka ruang bagi PSG untuk menyerang. Hasilnya, tim tamu menghasilkan setidaknya lima peluang. Sayang, tidak satupun peluang itu yang membuahkan gol. Salah satunya adalah tendangan Marco Verratti yang melebar di samping gawang Barca. Juga eksekusi Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-72 yang berhasil dimentahkan kiper Ter Stegen. (ca/rie)











