”Tetapi selama latihan makanan kita lebih diatur dan sudah ada menu makanan nya,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Kinanti, Untuk menjaga kesehatan dan fisik dirinya lebih sering beroahraga lari pagi secara rutin. Olahraga dimaksud untuk mengatur detak jantungnya. ”Saya lebih diutamakan lari pagi, agar jantung tetap terjaga,” ucapnya.
Selain sebagai anggota Polri, Kinanti pun merupakan anggota Perbakin. Dia mengikuti jejak saudara-sudaranya yang merupakan atlet tembak dan pelatih tembak di Perbakin. ”Saya hobi nembak dari usia 16 tahun sewaktu SMA kelas 1, kebutulan paman saya pelatih nembak. Kakak saya juga atlit nembak, serta saya sendiri saat ini anggota perbakin,” ungkapnya.
Dalam ajang PON kali ini, dirinya sempat pesimis, lantaran dirinya mengikuti pendidikan Polri selama berbulan-bulan. Akan tetapi, semuanya berkata lain. Dirinya ternyata masuk dalam seleksi PON dan mengikuti latihan di Korea seperti halnya atlet yang lain. (yul/nit)

