daribandung.com, BANDUNG – PLN Distribusi Jawa Barat bersiap untuk melaksanakan siaga pasokan listrik di 15 area di wilayah kerjanya. Sementara, sebanyak 3.686 orang personel pelaksana teknik akan disiagakan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Petugas tersebut didukung 434 kendaraan pelayanan teknik, 58 unit trafo mobile, 23 unit mobil crane, 10 unit mobil deteksi gangguan dan 87 unit genset berkapasitas hingga 100 kVA.
Menurut Deputi Manajer Komunikasi PLN Jawa Barat Suargina, para personel akan melakukan pemantauan khusus ke tempat-tempat ibadah maupun pusat-pusat keramaian. ”Kami selama 24 jam penuh akan memastikan jaringan listrik tetap andal dan nyaman bagi para pelanggan,” ungkap Suargina kepada wartawan, kemarin (22/12).
Setidaknya, lanjut dia, pemantauan pasokan listrik secara intensif akan dilakukan di 582 titik yang tersebar di seluruh wilayah di Jawa Barat. Titik-titik tersebut terdiri dari objek vital seperti pusat keramaian, pemerintahan, rumah sakit, rumah ibadah, dan tempat wisata.
Siaga Natal dan Tahun Baru tahun ini dilaksanakan sejak hari ini (23/12) hingga Minggu (1/1) mendatang. Dalam periode tersebut, PLN tidak melakukan pekerjaan yang dapat mengganggu pasokan listrik. Kecuali, pekerjaan perbaikan yang disebabkan gangguan dan kondisi darurat. Yakni, keadaan yang apabila tidak dilakukan perbaikan akan membahayakan keselamatan pelanggan. ”Beban puncak malam menjelang Natal tahun 2016 diperkirakan sekitar 5.128 MW,” jelasnya.
Jumlah tersebut, lanjut dia, menurun dari beban puncak pada malam-malam biasanya yaitu sekitar 6.800 – 7.100 MW. Sedangkan pada malam tahun baru beban puncak diprediksi sebesar 5.372 MW. Beban Puncak Natal dan Tahun Baru diprediksi turun dibandingkan dengan beban puncak hari biasanya. Hal ini disebabkan, para pelanggan industri dengan daya besar sedang meliburkan aktivitasnya.













