Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Ciletuh Denny Juanda mengatakan, UNESCO akan kembali menerima dokumen pengajuan dari Geopark Ciletuh pada 16 Februari mendatang. Penyerahan dokumen ini untuk melengkapi dokumen-dokumen yang sebelumnya telah diberikan.
Dokumen ini akan menjadi bahan evaluasi akhir bagi UNESCO dalam menentukan status Ciletuh, apakah Ciletuh bisa jadi UGG atau tidak.
Usai penyerahan tersebut, tim penilai dari UNESCO akan hadir langsung ke Ciletuh pada April-Mei mendatang untuk memeriksa dan menyocokan saja namu perlu komitmen kepala daerah untuk mewujudkannya sehingga aspek kesiapan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam penilaiannya.
”Jadi perlu ada edukasi ke masyarakat terus dilakukan sejak Desember 2015. Baik di kalangan siswa, masyarakat umum,” pungkas Denny. (yan/fik)













