Jumat, 9 Oktober 2026
Terkini
Olahraga

Jawa Barat Pimpin Perolehan Emas O2SN 2026 dengan 10 Medali Emas

helobandung25 Agustus 20262 menit baca
Ilustrasi atlet pelajar Jawa Barat meraih medali O2SN 2026
Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

HELOBANDUNG.COM, BANDUNG — Kontingen Jawa Barat mencatat prestasi menonjol pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 jenjang pendidikan dasar. Jawa Barat menjadi provinsi dengan perolehan medali emas terbanyak setelah seluruh pertandingan berakhir pada 23 Agustus 2026.

Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kontingen Jabar mengumpulkan 10 medali emas, tiga perak, dan lima perunggu. Total 18 medali tersebut menempatkan Jawa Barat di depan Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam perolehan emas.

Prestasi hasil kerja bersama

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menyampaikan apresiasi kepada para atlet pelajar, pelatih, pendamping, sekolah, dan keluarga yang mendukung proses pembinaan. Menurutnya, capaian itu lahir dari kerja keras, disiplin, semangat juang, serta sportivitas para peserta.

O2SN 2026 berlangsung di DKI Jakarta pada 17–23 Agustus 2026. Ajang nasional tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus mengukur hasil pembinaan yang berlangsung di sekolah dan daerah.

Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan enam emas, dua perak, dan delapan perunggu. Jawa Tengah juga mengoleksi enam medali emas. Perbandingan ini menunjukkan persaingan ketat antardaerah dan pentingnya pembinaan berkelanjutan sejak usia sekolah.

Olahraga membentuk karakter

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai prestasi O2SN tidak hanya berkaitan dengan medali. Pengalaman berkompetisi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, ketangguhan, dan sikap menghargai lawan.

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lain untuk menekuni bakatnya secara konsisten. Sekolah dan pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam menyediakan pelatih, sarana latihan, kompetisi berjenjang, dan dukungan akademik yang seimbang.

Kontingen Jawa Barat diingatkan agar tidak cepat puas. Evaluasi teknik, kebugaran, mental bertanding, dan kesinambungan pembinaan diperlukan agar para atlet pelajar dapat naik ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Sumber: Portal Jabar, 24 Agustus 2026.