Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur Endang Yuliastuti mengatakan, untuk biaya per semesternya masih belum ditentukan. ”Tapi kita perkirakan akan diprediksi sampai Rp 10 juta per semester,” jelas perempuan yang berasal dari Teknik Fisika.
Untuk program studi tersebut, rencananya ITB hanya akan menerima 370 orang mahasiswa. Di antaranya untuk Sekolah Fakultas Teknik Industri, Sekolah Fakultas Teknik sipil dan lingkungan, Sekolah Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Sekolah Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Sekolah Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, setta Sekolah Fakultas Teknik Elektro dan Informatika.
Terkait program studi Program profesi yang saat ini telah ada yakni, program apoteker. Ke depan, pihaknya akan melakukan pengkajian kembali untuk bidang industri dan dikerjasamakan dengan kementrian perindustrian. Adapun, lanjut dia, yang akan dikaji kembali adalah program studi magang. (nit/fik)

