Sedangkan program akselerator UMKM/IKM inovatif didedikasikan untuk mendampingi para pelaku UMKM/IKM Kota Cimahi yang saat ini sudah eksis, sehingga proses pertumbuhan usahanya akan dapat terakselerasi dengan cepat, terukur dan tepat penanganan. “Berkaitan dengan program akselerator tersebut, hari ini kami akan mensosialisasikan sebuah rangkaian program pendampingan score plus bagi para pelaku umkm/ikm kota cimahi terpilih,” paparnya.
Sudiarto menyebutkan, program score plus merupakan program pendampingan intensif bagi pelaku umkm/ikm yang berorientasi pada perbaikan manajemen dan efisiensi produksi, karena kita ketahui bersama bahwa permasalahan manajemen serta in-efisiensi produksi merupakan beberapa dari sekian permasalahan yang banyak dihadapi oleh para pelaku umkm/ikm kita, sehingga diharapkan dengan adanya program pendampingan ini, permasalahan tersebut akan dapat terminimalisir.
“Program ini merupakan program yang diinisiasi oleh ILO atau organisasi buruh internasional yang merupakan sebuah badan yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang dalam pelaksanaannya di kota cimahi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cimahi serta tim dari Unjani yang akan menjadi tim pendamping program ini di Kota Cimahi,” pungkasnya. (bun/ign)













