HELOBANDUNG.COM — Jawa Barat mencatat surplus perdagangan luar negeri sebesar US$22,09 miliar sepanjang Januari–September 2026. Berdasarkan rilis Humas Jabar, nilai ekspor mencapai US$31,22 miliar, sedangkan impor sebesar US$9,13 miliar.
Ekspor meningkat 8,06 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Sebagian besar berasal dari komoditas nonmigas dengan nilai US$30,97 miliar.
Amerika Serikat, Filipina, dan Jepang menjadi tiga tujuan utama ekspor nonmigas, dengan kontribusi gabungan 32,67 persen. Sementara itu, nilai impor keseluruhan turun 1,25 persen.
Data kumulatif sembilan bulan ini menggambarkan perdagangan barang lintas negara, bukan besarnya pendapatan bersih perusahaan eksportir.
Sumber: Rilis resmi, 5 November 2026.
Catatan redaksi: Arsip edisi ini dilengkapi pada 6 November 2026 berdasarkan sumber yang sudah tersedia paling lambat pada tanggal edisi.

