Liputan susulan — arsip editorial 8 Oktober 2026. Naskah ditata ulang pada 11 Oktober 2026; tanggal arsip bukan waktu unggah pertama. Tanggal dan periode kejadian mengikuti sumber dalam artikel.
Ilustrasi AI dibuat untuk HeloBandung; bukan foto kejadian.
CIANJUR — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Cianjur mencatat produksi padi hingga Agustus 2026 sebesar 765.465 ton gabah kering giling dari luas panen 133.821 hektare. Data disampaikan Plt. Kepala DTPHP Wahyu Ginanjar pada 8 Oktober.
Menurut ANTARA, produktivitas rata-rata mencapai sekitar 5,71 ton per hektare. Konversi produksi menjadi beras diperkirakan 452.297 ton, dengan surplus sekitar 271.429 ton setelah memperhitungkan konsumsi daerah.
Wahyu mengingatkan luas tanam dan luas panen pada periode yang sama tidak dapat dibandingkan langsung karena mengikuti siklus tanaman yang berbeda. DTPHP mendorong pengairan, mekanisasi, sarana produksi, dan penanganan pascapanen untuk menjaga keberlanjutan pangan.
Sumber: ANTARA News Jawa Barat.

