HELOBANDUNG.COM, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan inisiatif Endog Jabar Go Global atau EGG untuk mendorong peternak ayam petelur meningkatkan skala dan kualitas usahanya.
Program ini diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, dan memperbaiki pengelolaan bisnis peternakan. Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menilai usaha ayam petelur memiliki potensi besar, baik pada skala industri maupun rumah tangga.
Libatkan 4.665 Peternak
OJK Jawa Barat mencatat program pengembangan ekonomi daerah tersebut melibatkan 4.665 peternak yang tersebar di 21 sentra peternakan. Potensi kredit sektor peternakan di Jawa Barat mencapai sekitar Rp565 miliar, sementara plafon yang telah terealisasi sekitar Rp81 miliar dengan outstanding sekitar Rp49 miliar.
Kolaborasi pemerintah, OJK, dan perbankan diharapkan tidak berhenti pada perluasan akses keuangan. Pendampingan usaha dan peningkatan literasi juga diperlukan agar pembiayaan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan peternak secara berkelanjutan.
Dorong Pasar Ekspor
Peluncuran program turut ditandai dengan ekspor 7.000 anak ayam umur sehari dan 6,3 ton produk olahan ke Timor-Leste. Nilai pengiriman dilaporkan sekitar 22.000 dolar AS. Pasar ekspor berikutnya direncanakan mencakup Myanmar, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
Penguatan usaha peternakan ayam petelur juga dipandang penting bagi ketahanan pangan daerah. Peningkatan skala usaha perlu berjalan bersama penerapan standar kesehatan hewan, efisiensi produksi, dan kepastian pasar.
Sumber: Rilis Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 28 September 2026.

