Jumat, 9 Oktober 2026
Terkini
Area Bandung

5 Pesawat Tak Laik

helobandung24 Juni 20162 menit baca
IKUTI TES URINE: Pilot dan pramugari salah satu maskapai penerbangan mengikuti tes urine di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis (23/6). Tes dilakukan untuk mengecek kesiapan awak kabin dalam memimpin perjalanan pesawat terutama menjelang arus mudik 2016.

”Kami harapkan semua unsur harus memperhatikan jalur selatan Jawa Barat.  Harapannya, bisa memecah kemacetan dan tidak ada penumpukan kendaraan,” kata Yudi, kemarin (23/6).

Selain itu, dirinya meminta kepada pihak Basarnas untuk menyiagakan tim dalam mengatasi ancaman bencana saat arus mudik Lebaran.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Bandung S. Riyadi menyatakan kesiapan Tim Basarnas dalam mendukung kesiapsiagaan arus mudik Lebaran. ”Setiap pegawai Basarnas tidak diizinkan untuk cuti,” tegasnya.

Basarnas Kantor SAR Bandung juga, katanya, sudah mendirikan posko posko di jalur mudik. Di antaranya Tol Cipali, Purbaleunyi, Rest Area KM 102 Cipali, Nagreg, Tasik, Ciamis, Pangandaran, Cileunyi, Palimanan dan Cirebon.

”Kami telah membentuk tim rescue mobile menggunakan roda empat dan roda dua. Harapannya, bisa menggapai ke lokasi suatu kejadian menjadi lebih cepat,” urainya.

Di bagian lain, menjelang mudik Lebaran, Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, Mineral dan Pertambangan Kabupaten Bandung Barat menggenjot perbaikan jalan di jalur mudik. Sejumlah jalur mudik yang tengah dikerjakan seperti di jalur Parongpong, Lembang, Cikalongwetan, Cipatat dan Cililin.

Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, Mineral dan Pertambangan KBB, Adang Rachmat Syafaat mengatakan, menjelang mudik Lebaran perbaikan jalan dipercepat. Hal ini dilakukan agar saat mudik Lebaran pengendara yang melewati jalur di Kabupaten Bandung Barat akan lebih nyaman.

”Kita targetkan H-7 Lebaran sejumlah titik jalur mudik yang dilalui pengendara bisa selesai. Kami juga melakukan penambalan jalan terhadap titik yang memang sudah rusak,” kata Adang, kemarin (23/6).

Perbaikan jalan juga dilakukan terhadap jalur alternatif. Menurut Adang, jalur alternatif ini seringkali menjadi pilihan pengendara agar terhindar dari kemacetan. Sehingga dibutuhkan kondisi jalan yang mulus. ”Beberapa jalur alternatif kita perbaiki. Karena jalur ini menjadi pilihan agar terhindar dari kemacetan parah serta jauh lebih cepat untuk mencapai tujuan,” paparnya.

Laman: 1 2 3