Minggu , Januari 24 2021
Home / berita utama / 30% Warga Cimahi Belum Nikmati Air Bersih

30% Warga Cimahi Belum Nikmati Air Bersih

CIMAHI – 30 persen masyarakat Kota Cimahi belum menikmati air bersih. Mereka masih memanfaatkan air sumur sendiri dan bantuan dari industry. Sementara cakupan pelayanan air bersih saat ini baru mencapai sekitar 70 persen.

Sejauh ini, kebutuhan air bersih warga didapat dari berbagai sumber. Di antaranya dari Perusahaan Daerah Tirrta Raharja dan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) serta sumur artesis yang dibuatka Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.

”Kebanyakan itu dari sumur artesis. Kemudian pelayananan kota itu ada juga dari SPAM dan Tirta Raharja,” terang Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, Muhammad Nur Kuswandana, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (6/12).

Penambahan pelayanan cakupan air bersih bagi masyarakat di Kota Cimahi sendiri awalnya akan membangun SPAM Leuwilayung. Namun dipastikan batal sebab pemilik enggan melepas lahannya sesuai harga yang sudah ditetapkan tim appraisal.

”Leuwilayung itu tidak jadi dilaksanakan karena harga tanahnya berlipat-lipat di sana dari (harga) appraisal. Jadi dibatalkan,” beber.

Dengan batalnya pembangunan SPAM Leuwilayung, terang Nur, pihaknya sudah menyiapkan opsi lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Cimahi. Pihaknya akan membuat SPAM di Kelurahan Pasirkaliki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *