banner 728x250

Jaga Tren Positif

latihan-persib-bandung-ekspres-660x330
latihan persib

darikita.com – Tampil di ajang Piala AFC Cup 2015, el’capitano Persib Bandung Atep tercatat sebagai pemain tersubur selama turun berlaga membela Maung Bandung. Dari empat laga, Atep selalu tampil penuh dan sudah mengemas tiga gol berturut-turut.

Atep-300x169

Peran Atep di ajang AFC memang menjadi penting dengan beberapa gol yang mampu menyelamatkan Persib dari kekalahan. Seperti saat ditahan imbang Ayeyawady, Atep menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol penyeimbang bagi Pangeran Biru. Pun begitu kala menjamu Lao Toyota di Stadion Si Jalak Harupat, Persib menang tipis 1-0, lewat gol semata wayang Atep.

Karena penampilannya, saat ini Atep menjadi top skor Persib di Piala AFC dengan koleksi tiga gol, pencetak gol lainnya masing-masing baru menyumbang satu, mereka adalah Makan Konate, Yandi Sofyan dan Achmad Jufriyanto yang mencetak gol saat Maung Bandung membantai New Radiant 4-1 beberapa pekan lalu.

Ketika ditanya perihal peforma impresifnya di ajang AFC, pemain yang kerap beroperasi di sisi sayap kiri ini mengaku hal itu merupakan hasil usaha dan motivasi dari musim sebelumnya yang kerap turun sebagai pemain pengganti.

“Musim kemarin saya banyak bermain dari baris kedua atau bangku cadangan. Saya berkaca dari musim kemarin,” ujar Atep saat ditemui usai latihan di lapangan Progresif, Jalan Soekarno-Hatta, kemarin (21/4).

Berangkat dari situ, Atep pun berambisi untuk lebih kerja keras guna menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih kepadanya. “Memang sedikit sulit untuk bisa tampil baik dan ketika mendapat kesempatan saya ingin menunjukkan kualitas saya dengan memberikan kontribusi yang positif buat tim,” lanjutnya.

Sementara itu, perihal kompetisi yang saat ini dijalani tim Pangeran Biru, Atep mengaku, tidak ada yang diprioritaskan dalam dua kompetisi ini. Bagi Atep keduanya penting meski berbeda level.

“Nggak ada sih sama aja, karena kemarin juga pas main di QNB League saya tetap ingin memberikan yang terbaik sama seperti ketika bermain di AFC,” katanya.

Selain Atep, ada dua pemain lain yang perannya tak tergantikan selama Maung Bandung bermain di AFC, seperti pemain asal Mali Makan Konate, dan center back, Vladimir Vujovic. Keduanya juga tercatat sebagai pemain yang paling banyak memiliki menit bermain, selama empat pertandingan tersebut.

Tercatat ketiganya sudah bermain selama 360 menit, artinya mereka selalu tampil penuh pada setiap pertandingan. Namun, berbeda dengan Atep, penampilan Konate dan Vujovic kurang subur dalam hal mencetak gol. Konate hanya mampu menorehkan satu gol dari empat pertandingan sedangkan Vladimir Vujovic belum satu gol pun dan malah mendapat satu kartu kuning saat melawan Lao Toyota pekan lalu.

Sementara nama-nama pemain lainnya seperti Tantan, Dedi Kusnandar, Yandi Sofyan, Muhammad Ridwan, Supardi, dan Firman Utina, mereka juga tampil dalam empat laga tersebut namun sempat masuk sebagai pemain pengganti.

Masing-masing mereka sudah tampil lebih dari 120 menit, kecuali Yandi Sofyan yang hanya baru bermain empat menit dari empat pertandingan itu. Sedangkan, Tantan mencatat 324 menit, Muhammad Ridwan 319 menit, Dedi Kusnandar 334, Firman Utina 123 menit dan Supardi mencatat 345 menit dari empat kali laga pada AFC 2015.

Selain para pemain tadi, ada beberapa punggawa Maung Bandung yang malah belum pernah mendapat menit bermain sama sekali selama kompetisi AFC, seperti Muhammad Agung Pribadi, Shahar Ginanjar, Rudiyana, dan Ilija Spasojevic. Sedangkan sisanya mereka sudah pernah mendapat kesempatan bermain dengan menit bermain yang bervariasi, dari dua laga penuh atau hanya tampil sebagai pemain pengganti.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *